Sore Yang Sulit Terlupa

Sore Yang Sulit Terlupa

Matanya sayu
Tatapnya tajam
Meresap kalbu
Mengeratkan genggam

Diantata bisingnya debu
Terlihat samar-samar
Auranya kian menderu
Makin elok nan memancar

Sedikit lengah, kau berpindah
Gejolak batin kian gunda

Bahkan acuhkan puluhan sapa
Rakit kata, lalui deret aksara
Guyurkan sejuk dalam hati
Diatas api yang tak terkendali

Juang kian membara
Rasakan jatuh diatas muara
Resapi batin makin berbunga
Dan kini dikau rasakan jua

Kau,
Yang mengintip dibalik bangunan tua
Kau,
Yang diam menatap diambang pagar kuna
Kau,
Yang manis bak butiran gula
Dirasa kini, kau buatku jatuh terlena
-india and-

Komentar dengan Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *