Tukas Tuk Perwiraku
Bagai sebuah beringin
Bak sebuah pelindung baja
Tak goyah diterpa angin
Tak tumbang diterpang gema.
Demi putaran ombak lautan
Dan kerasnya suara meriam
Hangatnya bak dibelai bara
Tentramnya bak gemercik sungai desa.
Datang deret aksara,
Bumbu rindu, masih fana
Sekejap tatap genggam gawai
Terekam jelas didasar angan
T’lah acuhkan sejuta kenangan
Gelisah, gunda, tak tertata
Camar datang, kasihkan panik
Sungguh bak kisah romansa
Curi detik, lontarkan sedikit pekik
Yang diingin kini sedari dulu
Hanya paket waktu, khusus temu
Jaga hatimu seperti kau jaga bangsamu.
Cintai aku seperti kau cintai bangsamu.
Dimana saja langkahkan tapak, ingat aku.
Selamat malam, dan
Selamat berjuang, perwiraku
-ananda-

Komentar dengan Facebook